akbarweb.my.id – Film Captain America: Brave New World menjadi sorotan di MCU (Marvel Cinematic Universe) sebagai pembuka tahun 2025 dan film ke-35 dari saga tersebut. Disutradarai oleh Julius Onah dan dibintangi oleh Anthony Mackie yang kini memerankan Captain America setelah sebelumnya dikenal sebagai Falcon, film ini membawa penonton mengikuti perjalanan Sam Wilson dalam mengemban tanggung jawab besar sebagai penerus ikon legendaris tersebut. Dalam film ini, Sam harus berhadapan dengan berbagai tantangan, termasuk konflik internasional yang melibatkan Presiden Thaddeus Ross (diperankan oleh Harrison Ford) dan misteri penembakan yang menargetkan sang presiden.
Film ini memanfaatkan elemen-elemen dari berbagai film dan seri MCU sebelumnya, seperti Falcon and the Winter Soldier, The Incredible Hulk, Eternals, dan Captain America: Winter Soldier, yang membuat alur ceritanya cukup rumit dan berhubungan erat dengan kisah-kisah sebelumnya. Meskipun demikian, bagi penonton yang tidak mengikuti seluruh film atau seri terkait, akan sulit untuk memahami konteks cerita secara penuh. Sebagai hasilnya, film ini tampaknya lebih ditujukan kepada penggemar berat MCU, dan bukan untuk penonton awam.
Sam Wilson kini menghadapi dilema besar, tak hanya sebagai Captain America, tetapi juga dalam posisinya bekerja di bawah Presiden Ross, yang latar belakangnya jauh dari citra pengayom keberagaman, terutama karena ia adalah mantan jenderal yang sebelumnya sering terlibat dalam kontroversi. Isu rasial dan politik yang terbentang luas memberikan potensi yang besar bagi film ini untuk mengeksplorasi kompleksitas politik dunia modern, namun sayangnya, naskah yang ditulis oleh lima penulis (Rob Edwards, Malcolm Spellman, Dalan Musson, Julius Onah, dan Peter Glanz) gagal fokus dalam mengembangkan tema besar tersebut.
Di tengah-tengah kisah besar yang melibatkan politik dan potensi konflik internasional, film ini juga memberikan sorotan pada karakter Sam Wilson yang berjuang untuk memenuhi ekspektasi sebagai penerus Captain America tanpa bantuan serum prajurit super. Meski sudah memiliki potensi yang menarik, film ini gagal memberikan penjelasan mendalam mengenai konflik internal Sam atau dampak besar yang seharusnya dihadapi oleh para karakter utama.

Selain itu, meskipun ada beberapa momen yang cukup menghibur, seperti pertarungan klimaks antara Captain America dan Red Hulk yang menarik perhatian dalam trailer, keseluruhan alur cerita sering kali terasa datar dan membosankan. Pertarungan itu sendiri, meskipun dramatis, kehilangan dinamika yang diharapkan karena penyuntingan yang terlampau ekstrim. Aksi yang semestinya dinamis malah terasa kaku dan terputus-putus, mengurangi keseruan yang seharusnya hadir di film dengan genre thriller politik ini.
Di sisi lain, karakter yang diperankan oleh Harrison Ford sebagai Presiden Ross memberikan dimensi emosional yang baru bagi tokoh yang sebelumnya dikenal keras dan tanpa belas kasihan. Dalam penggarapan film ini, karakter Ross akhirnya menunjukkan sisi kemanusiaannya yang jarang terlihat, yang mungkin bisa memberikan pemahaman baru bagi para penggemar MCU. Namun, naskah yang tidak konsisten mengurangi potensi mendalam dari pengembangan karakter ini.
Baca Juga: Review Film Nocturnal: Ketika Balas Dendam dan Misteri Bertemu dalam Satu Cerita
Secara keseluruhan, Captain America: Brave New World memiliki banyak potensi yang terbuang sia-sia akibat kurangnya eksplorasi mendalam pada tema-tema besar yang ditawarkan. Meskipun film ini menawarkan beberapa momen spektakuler, seperti pertarungan Red Hulk yang brutal dan intensitas politik yang mengingatkan pada Captain America: The Winter Soldier, ia gagal memberikan kesan yang mendalam karena plot yang terkesan generik dan tidak mampu menggali secara maksimal kompleksitas karakter-karakternya. Bagi para penggemar berat MCU, film ini mungkin tetap menarik, namun bagi penonton yang mengharapkan sebuah thriller politik yang menggugah, film ini bisa terasa mengecewakan.
Untuk ulasan film lainnya, kunjungi akbarweb.my.id dan temukan berbagai artikel menarik seputar dunia perfilman dan hiburan!